Rabu, 28 Januari 2015

Aku ingin Berpikir...

0.09, 04 Januari 2015

Empat hari sudah tahun yang lalu berganti baru, semua yang bahkan belum sempat kubuat, belum sempat kurampungkan bahkan yang belum kurencanakan berlalu begitu saja tanpa pengingat,
Kenangan, masa lalu bahkan harapan berlalu tanpa malu didepan mataku,
cita-cita dan mimpi?
Ah... aku tak punya hal yang seperti itu,
Pecah-musnahlah sudah!
Dahulu, saat pekarangan rumahku masih ditumbuhi bunga sepatu, bunga-bunga dahlia yang menjadi sarang kumbang-kumbang,
Dahulu sekali,
Aku duduk manis sambil menyibak rambutku yang tak sepanjang sekarang, membenahi letak dudukku diatas pagar batu saat itu karena ujung kakiku yang belum sempurna menyentuh tanah..
Aku duduk sambil menengadah,
menikmati udara yang syahdu menembus paru-paru kecilku yang tak sekalipun bisa kuhirup lagi dengan leluasa disini,
di kota busuk ini.
Aku dulu terlalu kecil untuk bisa memikirkan hal-hal yang lebih besar
bahkan terlalu kecil untuk berakhir pada penyesalan yang luarbiasa persis seperti saat ini.
Dulu...
Aku bahkan tak sekalipun bisa menghitung jumlah waktuku bermain daripada berpikir, menghabiskan malam dalam tawa daripada merenung.
Aku ingin kembali menyusuri hari dengan hati-hati seperti waktu ini,
berpikir untuk melewati dengan cara yang lebih baik daripada yang pernah kulewatkan saat itu,
Jika bisa....
Aku ingin mengulang hari dan tak membiarkan semuanya pergi,
menjauh,
bahkan jelas-jelas mencampakkan aku.
Aku ingin merangkul kebebasan berpikir,
tak terkungkung dalam dimensi yang menyudutkanku,
Aku ingin duniaku kembali,
dunia kecil dalam pemikiran yang besar,
dunia yang sempurna tanpa syarat, Dunia yang hebat!
Ah... Tuhanku, Aku sekarat dalam pemikiran yang maha dangkal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar