Jumat, 21 Februari 2014

Aku Takkan Terjajah!

Coba
dengar sebentar!
pelankan sedikit suaramu yang melengking bebal,
aku tak separah dan tak semenyebalkan seperti yang kau tuduhkan layak Pembual!
lebih banyak hal yang kau terka dari yang kau tahu asalnya,
jika saja kau tekan sedikit egomu dan mari sama-sama duduk meluruskan kaki dan
mengistirahatkan sendi-sendi?
jika saja tanganmu kau buka dan kau isikan sebanyak kata yang pernah coba kuungkapkan seberat-beratnya padamu?

ahh.... bicara tentang anjing yang menggonggong....?
aku sudah ribuan kali coba menyaingi suaranya,
walaupun tak lebih dari itu,
tapi tetap saja tak kau pedulikan semua bentuk nyaliku!
percuma saja bukan?
hal yang paling tidak kusuka ternyata sering kau lakukan,
apa yang paling kuminta itu yang paling kau hindarkan,
sesuatu yang kau benci nyatanya kerap kumiliki,
dan segala yang tak sekalipun bisa kukerjakan itulah yang selalu kau gadang-gadangkan.
cukup sudah!
seandainya ada kalimat yang lebih indah dari wujud-wujud kekesalanmu terhadapku?
dan seandainya pun ada,
aku yakin berapapun takkan kau jual kepadaku....
sebab tak pernah ada didalam nuranimu untuk meniatkan hati membaca isi Hatiku.
sampai matipun aku takkan terjajah!
sebab aku hidup menggunakan hati dan mencintai hal-hal yang sulit.
Renungkanlah...
sedalam apa aku bersedia menyayangimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar