Jumat, 06 Juni 2014

Aku Hanya Ingin Terus Bersabar Untukmu...



aku tak cukup memiliki alasan untuk mencintai Ballad dan Orchestra,
tapi aku tetap mencintainya seolah tak punya telinga,
seperti aku menyayangimu tanpa batas, ini membuatku serupa tak memiliki mata...
kadang, aku ingin kita semakin dekat,
hingga akhirnya kesendirian ini membuatku mati dalam kenyataan bahwa kita mamang tidak bisa lagi bersama...

aku berharap ini bukan lagi cintamu yang sesaat,
aku hanya selalu berharap Tuhan tidak sedang memberimu pelajaran yang hebat lagi dahsyat,
yang mungkin bisa mematahkan kaki kirimu seperti tiga tahun lalu,
yang membuatmu kehilangan alasan untuk tersenyum
atau yang menciptakan lubang besar di dalam hatimu....
bukankah baru saja kau terengah untuk berdiri?
aku tak ingin jatuhmu lebih dalam dari sebelumnya,
kita berteman lebih dari yang kau tahu,
bahkan aku selalu memanggilmu "Sahabat" ketika sekalipun kau tak memalingkan mukamu padaku,
sejujurnya kesabaranku telah habis, Teman....
tapi aku tak ingin suatu saat kau menangis sendiri pada malam-malam, subuh hari atau disenja karena keputusan yang kau pilih saat ini,
aku tak ingin kau merasakan apa yang selama ini kupendam,
dan aku masih berharap selalu agar suatu hari nanti matamu terbuka untuk melihatku yang tak pernah sekalipun berpindah dari sisimu.
aku hanya ingin terus bersabar untukmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar