Senin, 21 Juli 2014
Cintaku ini memalukan
Sejak senja itu,
aku tak lagi temukan pengganti senyummu yang beku,
sejak senja itupula hatiku mulai berbicara pada hatimu yang begitu lugu
ah...
Betapa payahnya aku yang terlanjur cinta padamu,
padahal kau buta,
kau tuli,
terlebih kau tak punya hati..
ataukah kau hanya tak pernah peduli?
Aku bosan dalam kejengahan,
muak dalam picisan,
Kala lampu padampun lagi-lagi harus wajahmu yang terbayang,
kala bunga-bunga yang berjatuhan dan perlahan dipeluk tanahpun kau tak jua dalam kenyataan,
bosanku berlebihan sudah...
Aku ingin berlari tanpa tepi,
berteriak tanpa batas,
hingga apa yang benar-benar menyiksaku perlahan membantuku berdiri,
salahku apa hingga harus kau yang membelenggu?
Sayang...
Ku benci kau dengan cintaku yang payah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar