Kawan....
Lampu padam!
tak ada yang bisa terkenang,
kecuali luka rindu yang menganga begitu dalam.
Kawan...
lampu rumahku padam!
tak ada yang bisa terlihat kecuali bayang-bayang wajahnya yang semakin membuat nyeri hatiku dalam kesakitan.
Dan kawan...
Seberapa pun sering Lampu Pemerintah dipadamkan,
begitu kuyakinkan,
ia takkan lagi hadir dalam pelukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar