Semakin jelas kudengar Kidungan,
Entah itu dari langit,
atau dari kamar tempat menyinggit.
Suaranya memekakkan,
Tapi sejauh ini masih kupikirkan
Memang nyaringnya tak tertahan,
Bahkan mampu jebolkan pintu kamar
Aneh…. !
Aku malah mendengar dan bertahan
Kunikmati itu layaknya pagelaran.
Bingung,
Sejadi-jadinya aku berdiri,
Berlari melakukan sepenuh hati
Oh…
Pantas saja kudengarkan,
Ternyata suaranya berasal dari kesalahanku dan kekesalannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar